Bondowoso, 18 Juni 2025 – Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Bondowoso hari ini menggelar rapat penentuan kenaikan kelas di Meeting Room. Agenda tahunan ini menjadi momen krusial untuk menetapkan kelanjutan studi para siswa ke jenjang berikutnya, sebuah proses yang dijalankan dengan penuh ketelitian dan pertimbangan matang.
Rapat penting ini dihadiri oleh seluruh elemen kunci madrasah, mulai dari Kepala MAN Bondowoso, Santoso, para wakil kepala, wali kelas, tim Bimbingan Konseling (BK), guru mata pelajaran, hingga staf pegawai madrasah. Kehadiran lintas divisi ini menunjukkan komitmen MAN Bondowoso dalam memastikan setiap keputusan kenaikan kelas didasarkan pada data dan pertimbangan yang komprehensif.
Dalam arahannya, Santoso menegaskan bahwa rapat kenaikan kelas adalah agenda vital yang harus dijalankan secara cermat oleh seluruh dewan guru. Ia menekankan pentingnya kebijaksanaan dalam setiap keputusan, dengan tetap mengacu pada kriteria kenaikan fase kelas yang telah ditetapkan dan dapat dipertanggungjawabkan. “Jika data dari guru mata pelajaran, wali kelas, dan BK menunjukkan perkembangan positif, maka siswa tersebut layak untuk naik kelas,” ujar Santoso, memberikan penekanan pada kinerja holistik siswa.
Rapat yang dimulai tepat pukul 10.00 WIB ini dipimpin langsung oleh Wakil Kepala Bidang Kurikulum, Fathul Ulum. Beliau menjelaskan bahwa kriteria kenaikan kelas telah mengacu pada regulasi internal MAN Bondowoso yang telah ditetapkan. Kriteria tersebut meliputi penyelesaian seluruh program pembelajaran intrakurikuler dan ekstrakurikuler dalam satu tahun ajaran, memiliki predikat sikap minimal “baik”, serta toleransi nilai pengetahuan yang belum tuntas maksimal pada dua mata pelajaran.
Satu per satu, wali kelas memaparkan capaian akademik dan perkembangan sikap peserta didik di kelasnya masing-masing. Diskusi hangat pun terjadi, melibatkan masukan dari guru mata pelajaran dan tim BK, guna memastikan setiap aspek perkembangan siswa telah dipertimbangkan secara adil. Setelah pemaparan dan diskusi mendalam, rapat kemudian secara kolektif memutuskan status kenaikan siswa dengan merujuk pada regulasi yang berlaku di madrasah.
Rapat kenaikan kelas ini bukan sekadar formalitas, melainkan cerminan dari dedikasi MAN Bondowoso dalam membimbing dan mengembangkan potensi setiap siswanya. Dengan proses yang transparan dan akuntabel, madrasah ini memastikan bahwa setiap langkah maju siswa didasari oleh evaluasi yang objektif, demi melahirkan generasi yang siap menghadapi tantangan di jenjang pendidikan selanjutnya.(as)