BONDOWOSO, – Suasana khidmat menyelimuti Aula Utama Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Bondowoso pada Selasa (19/05/2026). Momentum penting pergantian estafet kepemimpinan kepramukaan, yakni Upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) sekaligus Pelantikan Pengurus Dewan Ambalan Pramuka Penegak MAN Bondowoso Masa Bakti 2026/2027.
Acara sakral ini menandai berakhirnya masa tugas pengurus lama dan dimulainya babak baru bagi kepengurusan Dewan Ambalan Muhammad Al-Fatih (Gugus Depan 01.141) dan Robiatul Adawiyah (Gugus Depan 01.142). Sebanyak 32 pengurus baru yang terdiri dari 16 penegak putra dan 16 penegak putri resmi dikukuhkan dalam upacara militeristik khas kepramukaan tersebut.
Prosesi sertijab diawali dengan pembacaan Surat Keputusan (SK) Kepala Madrasah mengenai susunan pengurus Dewan Ambalan yang baru oleh Pembina Upacara, Zainullah.
Suasana kian sakral saat Kepala MAN Bondowoso, Santoso, yang juga menjabat sebagai Ketua Majelis Pembimbing Gugus Depan (Kamabigus), memimpin langsung pelantikan. Di bawah kibaran bendera Merah Putih dan panji pramuka, seluruh pengurus baru dengan mantap mengucapkan janji Trisatya, berkomitmen membaktikan diri kepada Tuhan, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan masyarakat.
Upacara kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara serah terima jabatan serta penyematan tanda jabatan secara simbolis oleh Kamabigus kepada perangkat Dewan Ambalan yang baru.
Dalam amanatnya, Kepala MAN Bondowoso, Santoso, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang mendalam kepada jajaran pengurus Dewan Ambalan masa bakti sebelumnya.
“Terima kasih atas segala dedikasi, tenaga, dan pikiran yang telah dicurahkan selama mengemban amanah. Semoga apa yang telah diusahakan selama ini dicatat sebagai ladang pahala, amal kebaikan, dan menjadi jembatan kesuksesan kalian di masa depan,” tutur Santoso hangat.
Menatap kepengurusan yang baru, Santoso menekankan bahwa sebuah tanggung jawab organisasi tidak perlu dipandang sebagai beban yang menakutkan, melainkan sebagai ruang bertumbuh. Beliau kemudian mengutip potongan ayat suci Al-Qur’an, Surat Al-Baqarah ayat 286:
لَا يُكَلِّفُ اللّٰهُ نَفْسًا اِلَّا وُسْعَهَا
Artinya: “Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya.”
“Amanah ini tidaklah ringan, namun juga tidak akan terasa berat karena kalian adalah orang-orang terpilih yang dinilai mampu. Laksanakan tugas ini dengan penuh kesungguhan. Ingatlah, di mana ada usaha, di situ pasti ada jalan. Allah SWT tidak akan membebani hamba-Nya di luar batas kemampuannya,” tegas Kamabigus memberikan motivasi spiritual kepada para kader pramuka.
Di akhir sambutannya, Santoso menaruh harapan besar agar Dewan Ambalan Muhammad Al-Fatih dan Robiatul Adawiyah masa bakti 2026/2027 mampu membawa gerakan pramuka di MAN Bondowoso semakin maju, adaptif, dan melahirkan inovasi-inovasi kegiatan yang lebih segar dari tahun-tahun sebelumnya tanpa melupakan fondasi kuat yang telah diletakkan oleh para alumni pengurus.
Upacara ditutup dengan doa bersama dan pemberian ucapan selamat dari para pembina serta rekan-rekan sejawat kepada pengurus yang baru dilantik, menyalakan optimisme baru bagi masa depan Pramuka MAN Bondowoso. (as)




