Gali Potensi Generasi Emas, MAN Bondowoso Resmi Buka Perhelatan Akbar ‘Quantum ke-3’ 2026

BONDOWOSO – Halaman Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Bondowoso tampak berbeda pada Senin pagi (2/2/2026). Ribuan pasang mata, mulai dari siswa, dewan guru, hingga tamu undangan, berkumpul dalam satu harmoni pada Apel Pembukaan Quantum ke-3 Tahun 2026. Suasana penuh semangat menyelimuti prosesi pembukaan ajang kompetisi bergengsi tingkat SMP/MTs se-Kabupaten Bondowoso ini.

Acara diawali dengan laporan dari Ketua Panitia Quantum 2026, Moh. Lukman Ataullah. Dalam laporannya, ia menegaskan bahwa Quantum bukan sekadar ajang perlombaan biasa, melainkan kawah candradimuka bagi talenta muda di Bondowoso.

“Tujuan utama kegiatan ini adalah menggali potensi, minat, dan bakat siswa-siswi tingkat MTs dan SMP se-Kabupaten Bondowoso. Kami berharap ajang ini mampu menumbuhkan jiwa sportivitas serta kreativitas yang tinggi bagi generasi muda kita,” ungkap Lukman di hadapan peserta apel.

Antusiasme tahun ini pun tercatat memecahkan rekor sebelumnya. Sebanyak 450 peserta dari berbagai penjuru sekolah menengah di Bondowoso telah terdaftar untuk berkompetisi. Untuk menjaga marwah kompetisi, panitia menerjunkan 50 dewan juri yang kompeten dan ahli di bidangnya masing-masing guna menjamin penilaian yang objektif dan kredibel.

Kepala MAN Bondowoso, Santoso dalam sambutan pembukaannya, menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras menyukseskan acara ini. Beliau juga secara khusus menyapa para Kepala SMP dan MTs yang telah mengirimkan delegasi terbaik mereka.

Menurutnya, Quantum adalah wujud nyata tanggung jawab moral MAN Bondowoso dalam melayani masyarakat. “Kegiatan Quantum ini bukan sekadar acara seremonial agar terlihat sama dengan sekolah lain. Ini adalah tugas MAN Bondowoso untuk berkontribusi kepada masyarakat melalui pengembangan potensi putra-putri terbaik daerah,” tegas beliau.

Lebih lanjut, Kepala Madrasah menekankan bahwa Quantum 2026 fokus menjadi panggung bagi warga lokal. “Tugas kita adalah memberikan peluang seluas-luasnya bagi anak-anak Bondowoso untuk bersinar. Itulah mengapa ajang ini khusus kami dedikasikan untuk internal kabupaten kita.”

Beliau juga menitipkan pesan tajam kepada panitia dan dewan juri agar memegang teguh prinsip kejujuran. Segala bentuk penilaian harus merujuk pada aturan yang telah disepakati dalam Technical Meeting demi menjaga keadilan bagi seluruh peserta.

Puncak acara ditandai dengan prosesi simbolis yang emosional. Pelepasan balon ke udara yang membumbung tinggi menjadi simbol harapan agar prestasi siswa-siswi Bondowoso terus terbang melangit. Acara kemudian dilanjutkan dengan penyematan nomor peserta secara simbolis kepada perwakilan siswa, menandakan dimulainya perjuangan mereka di kancah Quantum ke-3.

Dengan dimulainya Quantum 2026, MAN Bondowoso kembali membuktikan posisinya bukan hanya sebagai lembaga pendidikan, tetapi juga sebagai pusat pengembangan bakat yang diperhitungkan di “Kota Tape”.(as, photo: Abda)

Bagikan :

Artikel Lainnya

Lebih dari Sekadar Pertemuan: Anjangsana MAN Bo...
BONDOWOSO – Keluarga besar Madrasah Aliyah...
Menebar Benih Kasih: Ketika ‘Kurikulum Berbasis...
BONDOWOSO – Pagi yang cerah di...
Sabet Dua Juara Sekaligus, DWP MAN Bondowoso Pu...
BONDOWOSO – Semangat emansipasi terpancar nyata...
Membangun Karakter : Pesan Mendalam dari Upacar...
BONDOWOSO – Semburat mentari pagi di...
Refleksi Hardiknas 2026: MAN Bondowoso Perkuat ...
BONDOWOSO – Di bawah langit cerah...
Bekali Kompetensi Digital, MAN Bondowoso Resmi ...
BONDOWOSO – Madrasah Aliyah Negeri (MAN)...