Bondowoso (Humas MAN Bondowoso) – Mengawali rangkaian rihlah ilmiah, siswa kelas XII MAN Bondowoso melaksanakan sowan ke PPI Nurul Burhan sebagai bagian dari upaya memperkuat spiritualitas dan mempersiapkan diri menghadapi tahap akhir pendidikan di madrasah. Kegiatan ini menjadi kesempatan bagi para siswa untuk menata niat, memperbanyak doa, dan mendapatkan nasihat sebagai bekal dalam meraih cita-cita.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembacaan Sholawat Burdah, dilanjutkan dengan salat Duha berjamaah dan tausiyah yang disampaikan oleh Abah Kiai Haji Imam Barmawi Burhan. Kegiatan kemudian ditutup dengan Mahallul Qiyam. Suasana khidmat dalam rangkaian kegiatan tersebut menjadi momentum bagi para siswa untuk mendekatkan diri kepada Allah Swt. sekaligus memperkuat kecintaan kepada Rasulullah saw.
Dalam tausiyahnya, Abah Kiai Haji Imam Barmawi Burhan mengingatkan para siswa bahwa kelas XII merupakan fase penting yang membutuhkan kesungguhan lebih besar, baik dalam belajar maupun beribadah. Para siswa didorong untuk semakin giat belajar, memperkuat kebiasaan salat tahajud, memperbanyak doa, dan menjaga kesungguhan dalam menjalani setiap proses pendidikan agar dapat menyelesaikannya dengan hasil terbaik.

Abah juga berpesan agar siswa MAN Bondowoso berani meraih cita-cita setinggi mungkin dengan disertai ikhtiar, doa, dan akhlak yang baik. Kebiasaan positif yang telah ditanamkan selama berada di madrasah hendaknya tetap dijaga, bahkan setelah lulus nanti. Kedisiplinan, kesungguhan belajar, ketaatan beribadah, serta adab dalam berinteraksi dengan orang lain merupakan nilai penting yang perlu terus melekat dalam diri setiap siswa.

Nasihat tersebut menjadi pengingat bahwa keberhasilan tidak hanya ditentukan oleh kemampuan akademik, tetapi juga oleh ketekunan, kekuatan doa, dan karakter yang baik. Terlebih bagi siswa kelas XII yang tengah mempersiapkan diri menghadapi Tes Kemampuan Akademik (TKA), penguatan spiritual diharapkan dapat menjadi penyemangat untuk terus berusaha dan menghadapi setiap tahapan dengan penuh keyakinan.
Melalui sowan ke PPI Nurul Burhan, MAN Bondowoso berharap para siswa memperoleh bekal spiritual yang memperkuat langkah mereka dalam menuntut ilmu dan meraih masa depan. Pengalaman ini diharapkan tidak berhenti sebagai bagian dari perjalanan rihlah ilmiah, tetapi menjadi pengingat untuk senantiasa menjaga ibadah, menghormati guru, mempertahankan kebiasaan baik, serta membawa nilai-nilai positif madrasah di mana pun mereka berada.
(Humas MAN Bondowoso)
