Perkuat Silaturahmi dan Soliditas Kerja, Keluarga Besar MAN Bondowoso Gelar Anjangsana Rutin di Kediaman Waka Humas

BONDOWOSO – Keluarga besar Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Bondowoso kembali menggelar agenda rutin bulanan bertajuk anjangsana pada Minggu (18/10/2026). Kegiatan silaturahmi keliling dari rumah ke rumah kali ini bertempat di kediaman Wakil Kepala Madrasah Bidang Kehumasan, Ustadz Supiyadi, yang berlokasi di kawasan Jalan Raya Binakal RT 01/RW 01, Desa Sumbersuko, Kecamatan Curahdami, Bondowoso.

Pertemuan yang diikuti oleh jajaran pimpinan, pendidik, dan tenaga kependidikan beserta keluarga ini berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban. Lebih dari sekadar ajang temu kangen di luar rutinitas kedinasan, anjangsana bulanan ini memadukan tiga unsur penting: penguatan spiritual, keakraban antarkeluarga pegawai, serta koordinasi program kelembagaan yang terbukti efektif menjaga kekompakan tim kerja di madrasah.

Mewakili pihak keluarga selaku tuan rumah, Ustadz Supiyadi menyampaikan rasa syukur dan apresiasi yang mendalam atas kehadiran seluruh rekan sejawat di kediamannya. Menurutnya, langkah kaki keluarga besar MAN Bondowoso pada giliran anjangsana bulan ini membawa keberkahan tersendiri sekaligus mempererat ikatan persaudaraan yang selama ini telah terbangun harmonis.

Memasuki sesi koordinasi kelembagaan, Kepala MAN Bondowoso, Santoso, memberikan arahan sekaligus penguatan kepada seluruh peserta yang hadir. Ia menegaskan bahwa agenda bulanan ini memiliki makna strategis dalam merawat keharmonisan kerja di lingkungan madrasah.

“Pertemuan rutin setiap bulan ini bukan sekadar ajang kumpul biasa, melainkan ruang bagi kita untuk saling mengisi rohani lewat tausiyah bergilir sekaligus menyamakan langkah kelembagaan. Dalam suasana santai dan penuh kekeluargaan seperti ini, mari kita rawat kebersamaan. Jangan sampai kesibukan pekerjaan membuat kita terjebak memikirkan urusan masing-masing hingga menjauhkan nilai persahabatan. Mari manfaatkan momen anjangsana ini untuk mempererat ikatan keluarga besar MAN Bondowoso,” tutur Santoso dalam arahannya.

Salah satu ciri khas dari anjangsana bulanan MAN Bondowoso adalah sesi siraman rohani atau tausiyah yang pengisinya dijadwalkan secara bergiliran dari kalangan ustadz internal madrasah. Sistem bergilir ini dirancang sebagai ruang bagi para pendidik untuk saling berbagi ilmu dan nasihat kebaikan.

Pada pertemuan kali ini, amanah tausiyah disampaikan oleh Ustadz Ahmad Izzuddin Faqih, Lc. Dalam pemaparannya yang menyejukkan, beliau mengupas tuntas keutamaan menjaga tali silaturahmi, baik kepada sanak saudara, kerabat, maupun rekan sejawat. Mengawali tausiyahnya, beliau mengutip sabda Rasulullah SAW tentang pentingnya menjaga komunikasi paling dasar dalam persaudaraan:

بُلُّوا أَرْحَامَكُمْ وَلَوْ بِالسَّلَامِ

“Basahilah rahim-rahim kalian (sambunglah hubungan kekerabatan), walaupun hanya dengan (sekadar) mengucapkan salam.”

Lebih lanjut, alumni Timur Tengah tersebut menjelaskan hakikat penyambung silaturahmi yang sejati merujuk pada hadis sahih riwayat Imam Bukhari dan Muslim (Muttafaqun ‘alaih). Beliau menekankan bahwa silaturahmi bukan sekadar hubungan timbal balik biasa, melainkan upaya aktif untuk merangkul kembali hubungan yang sempat renggang:

لَيْسَ الوَاصِلُ بِالمُكَافِئِ وَلَكِنْ الوَاصِلُ الَّذِيْ إِذَا قُطِعَتْ رَحِمُهُ وَصَلَهَا

“Bukanlah orang yang menyambung silaturahmi itu adalah orang yang membalas kebaikan (dengan kebaikan semisal), akan tetapi orang yang menyambung silaturahmi adalah orang yang apabila hubungan kekerabatannya diputus, ia menyambungnya kembali.” (HR. Bukhari).

Sebagai penutup uraian hikmahnya, Ustadz Ahmad Izzuddin Faqih mengingatkan tentang janji Allah SWT bagi hamba-Nya yang senantiasa merawat persaudaraan, sebagaimana termaktub dalam hadis riwayat Bukhari dan Muslim:

مَنْ أَحَبَّ أَنْ يُبْسَطَ لَهُ فِي رِزْقِهِ، وَيُنْسَأَ لَهُ فِي أَثَرِهِ، فَلْيَصِلْ رَحِمَهُ

“Barangsiapa yang ingin dilapangkan rezekinya dan ditangguhkan ajalnya (dipanjangkan umurnya dalam keberkahan), hendaklah ia menyambung tali silaturahim.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Rangkaian kegiatan anjangsana kemudian ditutup dengan pembacaan doa bersama dan dilanjutkan dengan sesi ramah tamah serta santap hidangan. Canda tawa dan obrolan akrab yang menyelimuti seluruh peserta menjadi suntikan energi positif bagi keluarga besar MAN Bondowoso untuk kembali menjalankan tugas pengabdian di madrasah dengan semangat baru. (as)

 

Bagikan :

Artikel Lainnya

Perkuat Silaturahmi dan Soliditas Kerja, Keluar...
BONDOWOSO – Keluarga besar Madrasah Aliyah...
Tanamkan Budaya Kerja KEREN, MAN Bondowoso Perk...
Bondowoso (Humas MAN Bondowoso) – Selasa...
Bedah Buku “Desainer Madrasah Badean”, Civitas ...
BONDOWOSO (Humas) – Semangat literasi berpadu...
Bedah Buku Desainer Madrasah Badean, MAN Bondow...
Bondowoso (Humas) – Selasa (13/10/2026), MAN...
Khidmat Upacara Senin di MAN Bondowoso: Meneguh...
BONDOWOSO (Humas) – Suasana khidmat menyelimuti...
Pererat Silaturahmi Pendidik se-Sekarkijang, MA...
(Humas MAN Bondowoso) — Madrasah Aliyah...