Bondowoso (Humas MAN Bondowoso) – Mewujudkan lingkungan madrasah yang bersih dan nyaman tidak cukup dilakukan melalui kegiatan sesaat, tetapi membutuhkan kebiasaan yang dibangun secara konsisten. Berangkat dari semangat tersebut, MAN Bondowoso meluncurkan program PEKAN BERHIAS, singkatan dari Bersih, Rapi, Hijau, Indah, Asri, dan Sehat, sebagai gerakan bersama untuk menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan.
Program yang diinisiasi melalui Bidang WAH ZI dengan dukungan Tim KBC Cinta Lingkungan ini dilaksanakan setiap hari Sabtu pukul 07.00–07.25 WIB, setelah kegiatan tausiyah. Pada waktu tersebut, setiap kelas melaksanakan gotong royong untuk membersihkan ruang belajar dan lingkungan di sekitarnya.

Pelaksanaan PEKAN BERHIAS mengacu pada sejumlah indikator yang harus diperhatikan setiap kelas. Mulai dari kebersihan lantai, kerapian bangku, meja, dan laci, hingga jendela, gorden, teralis, ventilasi, serta langit-langit ruangan yang bebas debu. Kebersihan teras, kondisi taman yang hijau, dan kamar mandi yang bersih, wangi, serta bebas sampah juga menjadi bagian dari penilaian capaian kegiatan.

Selain menjaga kebersihan, program ini turut mendorong pengelolaan sampah secara bertanggung jawab. Sampah plastik dan botol dari masing-masing kelas dikumpulkan untuk disetorkan ke terminal sampah di depan koperasi siswa putra. Melalui kebiasaan tersebut, siswa diharapkan semakin memahami pentingnya mengurangi sampah berserakan dan menjaga lingkungan tetap tertata.
Koordinator Bidang WAH ZI, Ibu Susiati, berharap program ini dapat menjadi langkah kecil yang mengetuk hati para siswa untuk semakin sadar akan pentingnya merawat lingkungan. Kepedulian tersebut diharapkan tumbuh melalui tindakan sederhana, seperti menyapu kelas, menjaga kebersihan, merawat tanaman, dan membuang sampah pada tempatnya. Baginya, tujuan utama kegiatan bukan hanya menghasilkan lingkungan yang bersih, tetapi juga menumbuhkan kesadaran agar siswa terbiasa menjaga lingkungan atas kemauan sendiri.

Kepala MAN Bondowoso, H. Santoso, S.Ag., M.Pd., menegaskan bahwa PEKAN BERHIAS membutuhkan dukungan seluruh warga madrasah. Ia berharap siswa tidak hanya mengikuti kegiatan ketika diarahkan oleh guru, tetapi juga mampu menjaga kebersihan dan merawat lingkungan secara mandiri. Kebiasaan positif yang terbentuk di madrasah diharapkan dapat dibawa ke rumah masing-masing sehingga kepedulian terhadap kebersihan menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari.

Untuk menjaga keberlanjutan program, Tim KBC Cinta Lingkungan bersama masing-masing wali kelas bertugas mengawal pelaksanaan kegiatan sesuai indikator yang telah ditetapkan. Capaian setiap kelas dicatat melalui formulir indikator PEKAN BERHIAS sebagai bahan pemantauan dan evaluasi secara berkala.

Melalui program ini, MAN Bondowoso berupaya menanamkan bahwa menjaga lingkungan merupakan tanggung jawab bersama yang dimulai dari tindakan sederhana. Lingkungan yang bersih, rapi, hijau, indah, asri, dan sehat diharapkan tidak hanya menjadi gambaran madrasah, tetapi juga mencerminkan karakter warga madrasah yang disiplin, mandiri, bergotong royong, dan peduli terhadap lingkungan di mana pun berada.
(Humas MAN Bondowoso)
