Jaring Bibit Unggul, MAN Bondowoso Gelar Seleksi Jalur Prestasi TA 2026/2027

BONDOWOSO – Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Bondowoso mulai memanaskan mesin pencarian bakat-bakat terbaiknya. Tepat pada Jumat (30/01/2026), madrasah yang dikenal dengan segudang prestasi ini resmi menggelar tes seleksi Penerimaan Murid Baru Madrasah(PMBM) jalur prestasi untuk tahun ajaran 2026/2027.

Langkah ini diambil sebagai komitmen madrasah dalam menyaring calon siswa yang tidak hanya unggul secara kognitif, tetapi juga memiliki kedalaman spiritual dan karakter yang kuat.

Antusiasme tampak menyelimuti wajah para peserta sejak pagi hari. Seleksi kali ini dirancang komprehensif dengan membagi ujian ke dalam beberapa segmen utama. Untuk peserta jalur prestasi akademik, mereka diuji melalui sistem Computer Based Test (CBT) yang mencakup mata pelajaran strategis seperti Matematika, Kima, Fisika dan Biologi.

Di sisi lain, gema ayat suci Al-Qur’an turut mewarnai suasana seleksi melalui tes Tahfidz, sebuah jalur khusus bagi para penghafal Al-Qur’an yang ingin melanjutkan estafet hafalannya di bangku madrasah.

Kepala MAN Bondowoso, Santoso, menegaskan bahwa ketatnya proses seleksi ini bukan semata-mata soal angka, melainkan investasi kualitas masa depan madrasah.

“Kami berkomitmen memberikan pendidikan berkualitas. Melalui proses seleksi ini, kami berharap dapat mengidentifikasi calon siswa yang memiliki potensi untuk meraih prestasi akademik dan tahfidz yang gemilang di MAN Bondowoso,” ujar Santoso di sela-sela peninjauan kegiatan.

Senada dengan Kepala Madrasah, Guru Pendamping Siswa Berprestasi, Nanang, menjelaskan bahwa standar yang diterapkan tahun ini cukup kompetitif. Materi ujian seperti Matematika, Fisika, Kimia, dan Biologi menjadi indikator utama untuk mengukur kesiapan siswa masuk ke kelas unggulan.

“Tujuan utama tes ini adalah menjaring calon siswa berprestasi agar kita memiliki bibit-bibit yang siap diterjunkan dalam berbagai kompetisi sains maupun riset ke depannya. Siswa akan dinyatakan lulus masuk kelas prestasi jika berhasil melampaui passing grade yang telah ditetapkan,” jelas Nanang.

Agenda seleksi ini dijadwalkan berlangsung selama dua hari. Jika hari Jumat difokuskan pada kemampuan akademik, maka pada hari Sabtu (31/01), fokus akan beralih pada tes wawancara dan tes Baca Tulis Al-Qur’an (BTQ).

Pasca ujian, panitia akan segera menggelar rapat terbatas untuk menentukan kelulusan. Hasil akhir akan diumumkan secara resmi pada 4 Februari 2026.

Bagi peserta yang belum beruntung di jalur prestasi, MAN Bondowoso memberikan apresiasi tinggi dengan tetap membuka pintu lebar-lebar melalui jalur pendaftaran reguler.

Dengan pelaksanaan tes yang transparan dan adil, MAN Bondowoso berharap dapat mencetak generasi “Mandiri Berprestasi” yang siap menjawab tantangan zaman yang semakin kompetitif.(as)

Bagikan :

Artikel Lainnya

Bawa Pulang 28 Medali, MAN Bondowoso Amankan Po...
(Humas MAN Bondowoso) — Kontingen pencak...
Kendalikan Perilaku Impulsif di Era Digital, MA...
BONDOWOSO (Humas) – Madrasah Aliyah Negeri...
Rihlah Ilmiah Kelas Unggulan MAN Bondowoso Kena...
Bondowoso (Humas) – Kamis (2/10/2026), siswa...
Peringati Hari Kesaktian Pancasila 2026, Warga ...
BONDOWOSO (Humas) — Seluruh warga Madrasah...
Musholla Ar-Raudhah MAN Bondowoso Jadi Tuan Rum...
BONDOWOSO (Humas) — Sebanyak 225 pendidik...
MAN Bondowoso Gelar Screening dan Cek Kesehatan...
Bondowoso (Humas) – Senin–Selasa (21–22/9/2026), MAN...