Dzikro Maulid Nabi Sekaligus Pembukaan PKLA MAN Bondowoso di 41 Titik

MAN Bondowoso menggelar Dzikro Maulid Nabi Muhammad SAW sekaligus membuka kegiatan Praktik Kerja Lapangan Akademik (PKLA) yang akan dilaksanakan di 41 titik yang tersebar di Kabupaten Bondowoso.

Dzikro Maulid Nabi menjadi momentum bagi peserta didik untuk semakin mengenal, mendekatkan diri, dan menumbuhkan kecintaan kepada Baginda Nabi Muhammad SAW. Kegiatan tersebut diharapkan tidak berhenti pada peringatan semata, tetapi menjadi sarana untuk mengambil keteladanan dari akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari.

Kepala Tata Usaha MAN Bondowoso, Samsul Arifin, mengajak seluruh peserta didik untuk mengikuti kegiatan Dzikro Maulid dengan sungguh-sungguh.

“Tujuan utama kita melaksanakan Dzikro Maulid ini adalah bagaimana anak-anak semakin dekat dengan Baginda Nabi Muhammad SAW dan semakin cinta kepada beliau. Karena itu, saya berharap kegiatan ini benar-benar diikuti dengan baik, bukan sekadar hadir, tetapi mengambil hikmah dan keteladanan dari Rasulullah SAW,” ujar Samsul.

Selain itu, Samsul berpesan kepada peserta didik yang akan mengikuti PKLA di 41 titik agar tetap membawa nilai dan kultur positif yang selama ini ditanamkan di madrasah.

“Anak-anak yang akan disebarkan ke 41 titik ini saya titip madrasah. Tolong selalu jaga adab, jaga kultur madrasah, dan jangan tinggalkan sholat. MAN Bondowoso dikenal oleh masyarakat karena nilai religiusnya. Hal positif yang sudah menjadi karakter madrasah ini jangan sampai hilang ataupun dilupakan ketika kalian berada di luar madrasah,” pesannya.

Ia menegaskan bahwa selama berada di tempat PKLA, peserta didik membawa nama MAN Bondowoso. Karena itu, sikap, kedisiplinan, tanggung jawab, komunikasi, dan etika harus senantiasa dijaga.

“Jaga sikap, jaga komunikasi, dan tunjukkan bahwa kalian adalah siswa MAN Bondowoso. Jadikan PKLA ini sebagai kesempatan untuk belajar dan menambah pengalaman, tetapi tetap pegang

Pelaksanaan PKLA di 41 titik di Kabupaten Bondowoso diharapkan memberikan pengalaman belajar secara langsung kepada peserta didik sekaligus menjadi sarana mengembangkan kompetensi, kemandirian, tanggung jawab, dan karakter. Di mana pun mereka berada, peserta didik diharapkan tetap membawa identitas dan kultur religius MAN Bondowoso.

(Humas MAN Bondowoso)

Bagikan :

Artikel Lainnya

MAN Bondowoso Gelar Sholat Hajat Bersama Wali M...
MAN Bondowoso menggelar Sholat Hajat bersama...
Siapkan Lulusan, MAN Bondowoso Perkuat Kompeten...
MAN Bondowoso terus memperkuat kesiapan akademik...
Dzikro Maulid Nabi Sekaligus Pembukaan PKLA MAN...
MAN Bondowoso menggelar Dzikro Maulid Nabi...
Tim Putra Juara 3, Tim Putri Harapan 1 Gerak Ja...
MAN Bondowoso kembali menorehkan prestasi dalam...
GEBER Musholla: Kebiasaan Kecil Remus Ar-Raudha...
Bondowoso – Ada kebiasaan sederhana yang...
Forlasda–Ikraman MAN Bondowoso Gelar Haul Muass...
Bondowoso – Ada jasa yang tidak...