Pererat Ukhuwah, MAN Bondowoso Gelar Anjangsana Rutin: Silaturahmi Sebagai Pembuka Pintu Rezeki

BONDOWOSO – Di tengah masa libur akhir pekan, keluarga besar Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Bondowoso tetap menunjukkan soliditasnya. Pada Minggu (26/4/2026), agenda rutin anjangsana bulanan kembali digelar dengan penuh kehangatan, bertempat di kediaman Ustazah Iradatul Hasanah.

Kegiatan ini bukan sekadar pertemuan formal, melainkan momentum untuk memperkuat ikatan kekeluargaan di luar jam dinas. Kehadiran para pendidik dan tenaga kependidikan menciptakan suasana yang guyub, jauh dari kesan kaku pekerjaan sehari-hari.

Puncak acara diisi dengan siraman rohani yang disampaikan oleh Ustadz Nawardi. Dalam tausyiahnya, beliau menekankan pentingnya menjaga hubungan antar sesama manusia sebagai jembatan keberkahan hidup. Mengutip hadis Rasulullah SAW, beliau mengingatkan:

مَنْ أَحَبَّ أَنْ يُبْسَطَ لَهُ فِي رِزْقِهِ وَيُنْسَأَ لَهُ فِي أَثَرِهِ فَلْيَصِلْ رَحِمَهُ

“Barang siapa yang ingin dilapangkan rezekinya dan dipanjangkan umurnya, maka hendaklah ia menyambung tali silaturahmi.” (HR. Bukhori – Muslim)

Ustadz Nawardi menjelaskan bahwa manfaat nyata dari anjangsana ini adalah adanya ruang untuk saling peduli. Melalui istigasah bersama, keluarga besar MAN Bondowoso turut mendoakan anggota keluarga yang sedang ditimpa musibah.

“Kegiatan ini adalah sarana kita untuk menumbuhkan kepedulian, menguatkan ukhuwah islamiah, hingga menghapus kesalahpahaman yang mungkin muncul dalam interaksi sehari-hari,” tuturnya.

Ada pesan menarik dalam pertemuan kali ini. Ke depannya, seluruh anggota diminta untuk turut membawa keluarga—baik suami, istri, maupun anak-anak. Tujuannya jelas: agar semangat kekeluargaan MAN Bondowoso tidak hanya berhenti pada staf saja, melainkan mengakar hingga ke lingkungan keluarga masing-masing.

Kepala MAN Bondowoso, Bapak Santoso, memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh hadirin. Beliau menyadari bahwa meluangkan waktu di hari libur bukanlah hal yang mudah.

“Terima kasih atas kehadirannya di sela kesibukan dan waktu istirahat. Meski hari libur, semangat kita untuk berkumpul menjalankan program madrasah tetap tinggi. Semoga kehadiran kita semua dicatat sebagai amal kebaikan dan membawa keberkahan bagi lembaga kita,” ujar Santoso dalam sambutannya.

Beliau juga menaruh harapan besar bagi para anggota yang belum sempat hadir agar bisa bergabung dalam pertemuan berikutnya, sehingga lingkaran silaturahmi ini semakin luas dan kuat.

Acara ditutup dengan sesi ramah tamah. Gelak tawa dan obrolan santai mewarnai suasana saat warga MAN Bondowoso saling berbagi cerita satu sama lain. Tradisi ini diharapkan akan terus menjadi budaya yang hidup dan lestari.

Semoga langkah kaki yang diayunkan menuju majelis silaturahmi ini senantiasa mendapatkan rida dari Allah SWT dan menjadi motor penggerak bagi kemajuan MAN Bondowoso yang lebih harmonis.(as/zam)

 

Bagikan :

Artikel Lainnya

Pererat Ukhuwah, MAN Bondowoso Gelar Anjangsana...
BONDOWOSO – Di tengah masa libur...
Tampil Percaya Diri, DWP MAN Bondowoso Gandeng ...
BONDOWOSO – Penampilan yang rapi dan...
Melampaui Kebaya: MAN Bondowoso Maknai Spirit K...
BONDOWOSO – Peringatan Hari Kartini di...
Menjaga Tradisi Langit: Siswa Program Unggulan ...
BONDOWOSO – Madrasah Aliyah Negeri (MAN)...
Semangat Kartini di MAN Bondowoso: Kala Siswi O...
BONDOWOSO – Nuansa berbeda menyelimuti halaman...
Momentum Haru dan Syukur: MAN Bondowoso Gelar H...
BONDOWOSO – Suasana khidmat menyelimuti Aula...