Bedah Makna Ikrar Siswa, Pembina Apel MAN Bondowoso Tekankan Penguatan Karakter dan Ketakwaan

Bondowoso, MAN Bondowoso – Suasana khidmat menyelimuti lapangan utama Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Bondowoso pada Senin (2/11/2026) pagi. Ratusan siswa, dewan guru, serta staf tenaga kependidikan tampak berbaris rapi untuk mengikuti apel pagi rutin. Kegiatan mingguan ini konsisten digelar madrasah sebagai sarana penanaman nilai-nilai nasionalisme, kedisiplinan, dan penguatan karakter seluruh warga madrasah.

Tepat pukul 06.45 WIB, apel dimulai dengan derap langkah tegas dari personel Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) Putri MAN Bondowoso yang bertugas memimpin jalannya kegiatan. Dedikasi dan kesiapan para petugas membuat rangkaian acara berlangsung tertib sejak awal hingga akhir.

Bertindak sebagai pembina apel, Ustaz Erik Hawis Firdaus, yang juga merupakan Wali Kelas XI C, menyampaikan amanat yang berfokus pada pentingnya menghayati dan mengamalkan kembali Ikrar Siswa. Di hadapan seluruh peserta apel, beliau mengingatkan bahwa ikrar yang kerap diucapkan tersebut bukan sekadar rutinitas lisan, melainkan janji suci seorang pelajar yang harus diwujudkan dalam tindakan nyata.

“Sudahkah kalian benar-benar menjalankan ikrar atau janji siswa tersebut dalam kehidupan sehari-hari?” tanya Ustaz Erik di sela-sela amanatnya, mengajak seluruh siswa untuk melakukan refleksi diri.

Dalam pemaparannya, Ustaz Erik membedah tiga poin utama yang terkandung dalam Ikrar Siswa sebagai fondasi pembentukan jati diri pelajar madrasah:

  • Ketakwaan kepada Tuhan: Poin pertama menekankan komitmen untuk bertakwa kepada Allah SWT. Hal ini diwujudkan dengan kesungguhan dalam menjalankan segala perintah-Nya, terutama ibadah wajib, serta menjauhi segala larangan-Nya baik di lingkungan madrasah maupun di luar.
  • Bakti kepada Orang Tua dan Guru: Poin selanjutnya menggarisbawahi kewajiban untuk senantiasa hormat dan berbakti kepada orang tua serta para guru. Ridho orang tua dan keberkahan ilmu dari guru menjadi kunci utama kesuksesan siswa di masa depan.
  • Akhlakul Karimah: Siswa dituntut untuk senantiasa menjaga adab, berperilaku santun, dan berakhlakul karimah sehingga mampu tumbuh menjadi pribadi yang saleh dan salihah, sesuai dengan marwah pelajar madrasah.

Mengakhiri amanatnya, Wali Kelas XI C tersebut berharap agar seluruh siswa MAN Bondowoso memiliki kesungguhan hati dalam mengamalkan setiap butir ikrar yang telah diikrarkan. Beliau menekankan bahwa keberhasilan akademik harus selalu berjalan beriringan dengan kemuliaan akhlak. Harapannya, melalui pengingat ini para siswa semakin termotivasi untuk menjadi generasi yang membanggakan agama, orang tua, dan madrasah.

Rangkaian apel pagi kemudian ditutup secara khidmat dengan pembacaan doa bersama, memohon kelancaran dan keberkahan ilmu sebelum seluruh siswa kembali ke ruang kelas masing-masing untuk memulai kegiatan belajar mengajar.(as)

Bagikan :

Artikel Lainnya

Bedah Makna Ikrar Siswa, Pembina Apel MAN Bondo...
Bondowoso, MAN Bondowoso – Suasana khidmat...
Hadrah Ar-Raudhah MAN Bondowoso Ukir Prestasi, ...
Bondowoso – Prestasi kembali menghiasi perjalanan...
Gol Menit Akhir Antar MAN Bondowoso Raih Juara ...
Bondowoso – Kebanggaan menyelimuti keluarga besar...
Mantapkan Ikhtiar dan Tawakal, Siswa Kelas XII ...
Bondowoso – Menjelang pelaksanaan Tes Kemampuan...
Semarakkan Malam Puncak Hari Santri 2026, Jajar...
Bondowoso — Kepala MAN Bondowoso beserta...
Bangun Demokrasi yang Sehat, MAN Bondowoso Gela...
Bondowoso – MAN Bondowoso menggelar deklarasi...