Merawat Cinta dan Istiqamah: Hangatnya Anjangsana Keluarga Besar MAN Bondowoso

Manbondowoso.sch.id – Hubungan kekeluargaan yang kokoh tidak tumbuh dengan sendirinya, melainkan harus terus dirawat dan dipupuk agar tidak pudar dimakan waktu. Semangat inilah yang mendasari Keluarga Besar Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Bondowoso untuk kembali menggelar agenda rutin Anjangsana Pertemuan Keluarga pada Minggu (07/06/2026).

Suasana kehangatan begitu terasa dalam pertemuan yang kali ini bertempat di kediaman Ustadzah Rike Aristyowati. Momentum bulanan ini bukan sekadar formalitas kedinasan, melainkan wadah spiritual dan emosional untuk mempererat tali persaudaraan antar-pendidik dan tenaga kependidikan.

Ada yang istimewa pada anjangsana kali ini. Mimbar tausiah diisi oleh Ustadzah Naely Syafiratul Ummah, seorang alumni MAN Bondowoso yang kini kembali untuk mengabdi. Ustadzah Naely, yang merupakan lulusan Pendidikan Kimia Universitas Negeri Malang (UM), baru saja dilantik sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan ditempatkan di almamater tercintanya.

Mengangkat tema “Silaturahmi: Merawat Cinta untuk Menguatkan Keluarga”, Ustadzah Naely menekankan bahwa cinta yang diajarkan dalam Islam berakar pada kepedulian dan persaudaraan sesama muslim. Ia mengutip hadis Rasulullah Shalallahu alaihi wasallam:

“Tidak sempurna iman salah seorang di antara kalian hingga ia mencintai saudaranya sebagaimana ia mencintai dirinya sendiri.” (HR. Bukhari dan Muslim).

“Seseorang yang benar-benar mencintai saudaranya akan selalu berusaha menjaga hubungan baik. Ia akan meluangkan waktu untuk bertemu, berbicara, bernostalgia, dan merajut kembali kisah-kisah yang pernah dilalui bersama,” ujar Ustadzah Naely di hadapan hadirin.

Ia menambahkan bahwa anjangsana ini memiliki esensi yang mendalam. “Silaturahmi ini bukan sekadar tradisi atau acara berkumpul biasa. Ini adalah cara kita memastikan agar kasih sayang yang telah kita pupuk selama ini di MAN Bondowoso tidak memudar, dan persaudaraan kita tetap abadi melintasi waktu.”

Dalam paparannya, Ustadzah Naely menguraikan tiga manifestasi cinta yang dapat dikembangkan dalam lingkungan keluarga besar madrasah:

  1. Cinta dalam bentuk saling mendukung dan saling mendoakan.
  2. Cinta yang saling memaafkan, mengingat manusia tidak pernah luput dari khilaf dan salah.
  3. Cinta yang menggerakkan silaturahmi, di mana hubungan dijaga secara aktif demi tercapainya kedamaian bersama.

Di akhir tausiahnya, ia juga mengingatkan tentang kemuliaan dua orang yang saling mencintai karena Allah, yang berkumpul dan berpisah demi meraih rida-Nya—salah satu dari tujuh golongan yang akan mendapatkan naungan-Nya kelak.

Pesan sejuk tersebut bersambut gayung dengan arahan Kepala MAN Bondowoso, Ustadz Santoso. Ia mengajak seluruh guru dan staf untuk terus mendedikasikan kebaikan bagi kemajuan madrasah, sesuai dengan profesi dan kemampuan masing-masing.

“Insyaallah, jika setiap tugas kita lakukan secara istiqamah dan dilandasi niat yang tulus karena Allah, maka tidak ada yang sia-sia. Setiap kebaikan, keikhlasan, dan amal saleh yang kita kerjakan di dunia pasti akan dibalas oleh Allah SWT dengan kebaikan yang setimpal, bahkan dengan ganjaran yang jauh lebih besar di akhirat, yakni surga,” tutur Ustadz Santoso memotivasi.

Guna menegaskan hal tersebut, Ustadz Santoso mengutip Al-Qur’an Surat Ar-Rahman ayat 60:

. هَلْ جَزَاۤءُ الْاِحْسَانِ اِلَّا الْاِحْسَانُۚ

Artinya: “Tidak ada balasan untuk kebaikan selain kebaikan (pula).”

Beliau berharap, dedikasi dan kontribusi nyata yang diberikan seluruh warga madrasah untuk MAN Bondowoso dicatat sebagai amal jariyah yang diridai Allah Subhanahu Wata’ala.

Rangkaian acara yang berlangsung khidmat dan penuh kekeluargaan ini akhirnya ditutup dengan pembacaan doa yang dipimpin oleh Ustadz Akh. Faili.

Melalui untaian doa tersebut, terselip harapan besar agar Keluarga Besar MAN Bondowoso senantiasa dianugerahi kesehatan, keharmonisan, serta kekuatan iman untuk terus mencetak generasi islami yang unggul. Semoga ikatan batin yang terjalin erat dalam momentum anjangsana ini membawa keberkahan yang melimpah bagi madrasah dan seluruh warga MAN Bondowoso. (as)

Bagikan :

Artikel Lainnya

Merawat Cinta dan Istiqamah: Hangatnya Anjangsa...
Manbondowoso.sch.id – Hubungan kekeluargaan yang kokoh...
Refleksi Ganda di Lapangan MAN Bondowoso: Meraw...
BONDOWOSO, manbondowoso.sch.id – Suasana khidmat menyelimuti...
Kian Bersinar, 54 Siswa MAN Bondowoso Lolos SNB...
BONDOWOSO — Madrasah Aliyah Negeri (MAN)...
Gandeng Puskesmas Nangkaan, MAN Bondowoso Bekal...
MAN Bondowoso – Kesehatan mental remaja...
Menggugah Semangat Harkitnas ke-118, MAN Bondow...
BONDOWOSO – Nuansa khidmat menyelimuti halaman...
Estafet Kepemimpinan Dewan Ambalan MAN Bondowos...
BONDOWOSO, – Suasana khidmat menyelimuti Aula...