Kian Bersinar, 54 Siswa MAN Bondowoso Lolos SNBT 2026: Sukses Raih Golden Ticket Hingga Kuliah Gratis

BONDOWOSO — Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Bondowoso kembali mengukuhkan posisinya sebagai salah satu lembaga pendidikan Islam unggulan bertabur prestasi di Jawa Timur. Setelah gelombang kesuksesan pada jalur-jalur seleksi sebelumnya, angin segar kembali berembus seiring diumumkannya hasil Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) Tahun 2026 secara serentak oleh Panitia Nasional pada Selasa (26/5). Sebanyak 54 siswa-siswi terbaik MAN Bondowoso dinyatakan resmi lolos dan diterima di berbagai Perguruan Tinggi Negeri (PTN) ternama di Indonesia.

Capaian gemilang ini melengkapi estafet prestasi akademik yang ditorehkan siswa-siswi madrasah sepanjang tahun ini. Sebelumnya, MAN Bondowoso telah sukses mengantarkan 50 siswanya menembus kampus impian lewat jalur tanpa tes, Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP). Tak berhenti di situ, sebanyak 47 siswa juga berhasil melenggang ke Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) melalui jalur SPAN-PTKIN. Dengan tambahan 54 siswa dari jalur SNBT, total ratusan alumni MAN Bondowoso tahun ini dipastikan siap melanjutkan studi ke jenjang pendidikan tinggi formal.

Kepala MAN Bondowoso, Santoso, tidak dapat menyembunyikan rasa syukur dan bangganya atas lompatan prestasi yang konsisten ini. Menurutnya, perkembangan kompetensi dan semangat juang anak didiknya dari tahun ke tahun menunjukkan grafik yang luar biasa meningkat.

“Kami sangat bersyukur atas diterimanya siswa MAN di perguruan tinggi negeri maupun keagamaan. Ini adalah prestasi yang sangat membanggakan bagi kita semua dan menjadi bukti nyata bahwa kualitas pendidikan madrasah kini mampu bersaing ketat di kancah nasional,” ujar Santoso dengan penuh semangat saat ditemui di ruang kerjanya.

Lebih lanjut, Santoso menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh siswa yang berhasil menaklukkan ketatnya persaingan ujian tulis berbasis komputer tersebut. Ia menaruh harapan besar agar pencapaian ini menjadi batu pijakan awal yang kokoh bagi masa depan para siswa.

“Selamat kepada para siswa yang berhasil lolos. Semoga ini menjadi langkah penting dan strategis dalam perjalanan akademik kalian di jenjang yang lebih tinggi. Kelak, ilmu yang didapatkan harus mampu membawa kemaslahatan serta kebermanfaatan yang luas bagi agama, bangsa, dan negara,” tambahnya penuh harap.

Di balik kesuksesan yang masif ini, Kepala Madrasah juga memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada korps pendidik yang telah mencurahkan tenaga dan pikiran demi mengawal masa depan siswa.

“Kami mengucapkan terima kasih yang tak terhingga kepada seluruh guru, mentor, dan staf yang telah memberikan bimbingan, pelatihan intensif, serta doa yang tiada putus. Tanpa dedikasi, sinergi, dan kerja keras mereka, prestasi besar ini tentu mustahil untuk diwujudkan,” ungkap Santoso tulus.

Ia meyakini bahwa kultur kerja keras dan komitmen bersama yang telah mengakar kuat antara siswa, guru, orang tua, dan seluruh pemangku kepentingan di MAN Bondowoso merupakan modal utama madrasah dalam mencetak generasi emas. “Semoga keberhasilan ini tidak membuat kita berpuas diri, melainkan menjadi pijakan evaluasi untuk meraih prestasi yang jauh lebih gemilang di masa-masa yang akan datang,” tegasnya.

Ada yang istimewa pada kelulusan jalur seleksi tahun ini. Di antara puluhan siswa yang lolos, salah satu siswi terbaik atas nama Sabrina Zahratul Amalia dari kelas XII-I berhasil menorehkan prestasi langka, yakni memperoleh Golden Ticket dari Universitas Negeri Surabaya (UNESA).

Menurut Ustadz Nanang, selaku Tim Pembina Siswa Eligible MAN Bondowoso, penghargaan eksklusif ini diraih Sabrina berkat konsistensi prestasi akademik maupun non-akademik yang berhasil dipertahankannya selama tiga tahun penuh mengenyam pendidikan di MAN Bondowoso. Keistimewaan dari Golden Ticket ini pun terbilang sangat luar biasa dalam meringankan beban finansial secara total.

“Siswa penerima Golden Ticket dibebaskan secara penuh dari biaya Sumbangan Pengembangan Institusi (SPI) atau uang pangkal, serta gratis biaya Uang Kuliah Tunggal (UKT) selama 8 semester atau 4 tahun penuh hingga lulus,” jelas Ustadz Nanang merinci keistimewaan program tersebut.

Lebih jauh, Ustadz Nanang menambahkan bahwa pencapaian ini membawa dampak ganda yang sangat positif. Bagi para guru, hal ini menjadi bukti sahih bahwa sistem pembinaan prestasi di MAN Bondowoso telah diakui keandalannya oleh kampus-kampus besar. Sedangkan bagi madrasah, keberadaan Golden Ticket secara otomatis akan mendongkrak indeks prestasi sekolah di mata Perguruan Tinggi Negeri. Dampak jangka panjangnya, kuota dan peluang alumni MAN Bondowoso untuk diterima di PTN favorit dipastikan akan terus meningkat dari tahun ke tahun.

Menutup perbincangan, Ustadz Nanang memberikan pesan menyentuh kepada seluruh keluarga besar madrasah, khususnya para siswa.

“Jadikan momen berharga ini sebagai wujud rasa syukur yang mendalam kepada Allah SWT, yang telah memberikan nikmat belajar dan nikmat berusaha. Teruslah berikhtiar demi meraih masa depan yang cemerlang. Alhamdulillah, semoga di tahun-tahun berikutnya capaian Golden Ticket ini bisa bertambah dan semakin banyak siswa-siswi kita yang tersebar di berbagai universitas terbaik negeri ini,” pungkasnya dengan tawaduk.(as)

 

Daftar Lengkap 54 Siswa MAN Bondowoso yang Lolos Jalur SNBT 2026

NO NAMA SISWA KELAS PROGRAM STUDI PERGURUAN TINGGI (PTN)
1 Muhammad Nuzul Rahmatullah XII-D Teknik Sipil Universitas Negeri Surabaya
2 Muhammad Ubaidillah XII-D Kepelatihan Olahraga Universitas Negeri Surabaya
3 Jasmine Naila Sapphire XII-I Teknik Mesin UPN “Veteran” Jawa Timur
4 Nafilah Najwa Bariroh XII-F Animasi Universitas Negeri Malang
5 Selvi Amaliyah XII-I Ilmu Perpustakaan Universitas Negeri Malang
6 Siti Sholehatus Sifa Ramadhani XII-I Pendidikan Matematika Universitas Negeri Malang
7 Lidya Kamila XII-I Teknik Kimia Politeknik Negeri Malang
8 Nabilatul Hafidzah XII-H Psikologi UIN Maulana Malik Ibrahim Malang
9 Ahmad Danial Maulana XII-D Ilmu Keperawatan Universitas Jember
10 Muhammad Gussyfatur Rahman Ramadhan XII-D Ilmu Keperawatan Universitas Jember
11 Ahmad Zubair Abdillah XII-B Hubungan Internasional Universitas Jember
12 Syauqy Fahrur Rozi XII-B Teknologi Rekayasa Konstruksi Bangunan Gedung Universitas Jember
13 Ahmad Mezi Iznin Rahmatullah XII-D Bahasa dan Sastra Inggris Universitas Jember
14 Amelia Putri Soewardi XII-F Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Jember
15 Laura Chintya Bella XII-I Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Jember
16 Ali Ridho Haddad XII-A Informatika Universitas Jember
17 Maulida Riskiyah Nur Kholilah XII-J Kimia Universitas Jember
18 Ana Rifqotus Sa’Adah XII-I Kimia Universitas Jember
19 Annib Rosa Qolbiyah XII-G Agribisnis Universitas Jember
20 Aqila Faiza Khairunnisa’ XII-J Agroteknologi Universitas Jember
21 Arla Inaya Nashita XII-K Akuntansi Universitas Jember
22 Elita Hafidiah Nur Andini XII-H Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Jember
23 Erfina Nasywa Fitri Aulia XII-J Ilmu Kesejahteraan Sosial Universitas Jember
24 Ghita Talitha Rahma XII-G Ekonomi Syariah Universitas Jember
25 Ghozy Hidayatur Rachman XII-A Pendidikan Sejarah Universitas Jember
26 Nurifa Dwi Alufiah XII-I Pendidikan Guru PAUD Universitas Jember
27 Radita Tri Utami XII-H Agribisnis Universitas Jember
28 Raditha Alifia Febriana XII-H Pendidikan Biologi Universitas Jember
29 Sabrina Zahratul Amalia ⭐ XII-I Kesehatan Masyarakat Universitas Jember (Peraih Golden Ticket)
30 Sofiyah Nurhasanah XII-G Ilmu Sejarah Universitas Jember
31 Syifa Nur’Aini XII-G Teknik Pertanian Universitas Jember
32 Toriqotul Jannah XII-I Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Jember
33 Malika Febriani Aulia Putri XII-J Teknologi Hasil Pertanian Universitas Jember
34 Muhammad Alif Aufa Rafiqi XII-D Televisi & Film Universitas Jember
35 Muhammad Alif Rahman XII-E Akuntansi Universitas Jember
36 Muhammad Fahrizal Mahmudi XII-C Pendidikan Sejarah Universitas Jember
37 Muhammad Yoga Rahmatullah XII-D Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Jember
38 Savirha Maysa Habi XII-I Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Jember
39 Fitri Faulita XII-K Ekonomi Syariah Universitas Jember Kampus Bondowoso
40 Hijrih Ainun Maeribi XII-G Gizi Universitas Jember Kampus Bondowoso
41 Abdallah Aydin Khadafi Azmi XII-B Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Jember Kampus Bondowoso
42 Iffal Firhan Abdi Handoko XII-C Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Jember Kampus Bondowoso
43 Keisha Alya Mukhbita XII-K Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Jember Kampus Bondowoso
44 Nayla Putri Dika Althafunnisa XII-J Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Jember Kampus Bondowoso
45 Riski Sofi Amelia XII-K Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Jember Kampus Bondowoso
46 Zullaili Furroidah XII-H Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Jember Kampus Bondowoso
47 Kelvin Wahyu Pratama XII-D Teknologi Rekayasa Komputer Politeknik Negeri Jember
48 Muhammad Abu Dirga Pradita XII-C Manajemen Informatika Politeknik Negeri Jember
49 Muhammad Rofiqur Rohman XII-E Manajemen Bisnis Unggas Politeknik Negeri Jember
50 Ahmad Bima Adnan XII-E Manajemen Bisnis Unggas Politeknik Negeri Jember
51 Dimas Hafidul Ahram XII-E Manajemen Bisnis Unggas Politeknik Negeri Jember
52 Maura Nadya Risma XII-H Bahasa Inggris Politeknik Negeri Jember
53 Andini Rahmadani XII-H Produksi Ternak Politeknik Negeri Jember
54 Anggi Nur Diana Wardani XII-H Destinasi Pariwisata Politeknik Negeri Jember

 

Bagikan :

Artikel Lainnya

Kian Bersinar, 54 Siswa MAN Bondowoso Lolos SNB...
BONDOWOSO — Madrasah Aliyah Negeri (MAN)...
Gandeng Puskesmas Nangkaan, MAN Bondowoso Bekal...
MAN Bondowoso – Kesehatan mental remaja...
Menggugah Semangat Harkitnas ke-118, MAN Bondow...
BONDOWOSO – Nuansa khidmat menyelimuti halaman...
Estafet Kepemimpinan Dewan Ambalan MAN Bondowos...
BONDOWOSO, – Suasana khidmat menyelimuti Aula...
Lebih dari Sekadar Pertemuan: Anjangsana MAN Bo...
BONDOWOSO – Keluarga besar Madrasah Aliyah...
Menebar Benih Kasih: Ketika ‘Kurikulum Berbasis...
BONDOWOSO – Pagi yang cerah di...