Perkuat Sinergi, MAN Bondowoso Bekali Orang Tua Siswa Eligible Strategi Tembus PTN

BONDOWOSO – Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Bondowoso mengambil langkah strategis dalam mengawal masa depan akademik siswanya. Bertempat di Aula Utama Madrasah, Selasa (20/1/2026), pihak madrasah menggelar sosialisasi intensif mengenai Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) dan SPAN PTKIN kepada 143 orang tua murid yang putra-putrinya masuk dalam daftar eligible tahun 2026.

Kegiatan ini bukan sekadar pertemuan rutin, melainkan upaya krusial untuk menyelaraskan persepsi antara madrasah, siswa, dan orang tua dalam menghadapi ketatnya persaingan masuk Perguruan Tinggi Negeri (PTN).

Kepala MAN Bondowoso, Santoso, dalam sambutannya menekankan bahwa peran orang tua adalah pilar utama dalam keberhasilan siswa pada jalur prestasi ini. Ia menegaskan bahwa siswa eligible adalah aset berharga yang memiliki kualitas mumpuni untuk bersaing di kancah nasional.

“Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman mendalam mengenai jalur seleksi, baik SNBP maupun SPAN PTKIN. Kami berharap orang tua dapat mendampingi putra-putrinya secara optimal,” ujar Santoso di hadapan ratusan wali murid.

Namun, Santoso juga memberikan catatan penting terkait tanggung jawab moral dan sistemik. Ia mengingatkan bahwa pilihan jurusan yang diambil harus didasari komitmen kuat. Sebab, jika siswa lolos namun tidak mengambil kesempatan tersebut, hal itu akan berdampak pada kredibilitas madrasah di masa depan, termasuk risiko sanksi pada periode seleksi berikutnya.

“Kami memberikan saran dan memetakan peluang, namun keputusan akhir ada di tangan anak dan orang tua. Kami hanya ingin setiap pilihan diambil dengan penuh tanggung jawab demi masa depan siswa dan nama baik madrasah,” tambahnya.

Proses teknis menjadi sorotan utama dalam paparan Nanang, guru pembimbing SNBP MAN Bondowoso. Menurutnya, nilai akademik yang gemilang hanyalah satu sisi mata uang; sisi lainnya adalah strategi pemilihan jurusan dan pemahaman prosedur.

“Orang tua harus hadir sebagai teman diskusi yang bijak. Selain nilai, ketepatan memilih jurusan sangat menentukan. Kami di madrasah akan terus memberikan pendampingan maksimal bagi siswa eligible agar peluang besar ini tidak terbuang sia-sia,” tutur Nanang.

Tak hanya guru pembimbing SNBP madrasah, acara ini juga menghadirkan Operator EMIS Kabupaten, Nawardi, yang memaparkan pentingnya akurasi data siswa sebagai syarat mutlak integrasi sistem pendaftaran ke perguruan tinggi.

Suasana di Aula Utama tampak hidup dengan diskusi interaktif. Banyak orang tua memanfaatkan sesi tanya jawab untuk menggali lebih dalam mengenai teknis seleksi dan kiat mendampingi psikologis anak di masa-masa krusial ini.

Melalui sosialisasi ini, MAN Bondowoso berharap terjalin kerja sama yang semakin solid antara pihak madrasah dan wali murid. Dengan pemahaman yang matang dan persiapan yang terukur, para siswa diharapkan mampu menapaki jenjang pendidikan tinggi sesuai dengan minat dan bakat mereka, sekaligus membawa nama harum madrasah di tingkat nasional.(as)

Bagikan :

Artikel Lainnya

18 Siswa MAN Bondowoso Bawa Semangat Madrasah d...
Bondowoso (Humas) – Senin (7/9/2026), semangat...
MAN Bondowoso Terima Mahasiswa PLP FTIK UINKHAS...
Bondowoso (Humas) – Senin (7/9/2026), MAN...
107 Siswa MAN Bondowoso Tunjukkan Kemampuan dal...
Bondowoso – Senin (24/8/2026), sebanyak 107...
Kenali Hoaks Sejak Dini, Siswa MAN Bondowoso Da...
Bondowoso – Senin (24/8/2026), siswa dan...
Mahasiswa Universitas At-Taqwa Mulai Jalani PPL...
Bondowoso – Senin (24/8/2026), MAN Bondowoso...
Muhammad Septian Agung Ramadhan Raih Peserta Te...
Bondowoso – Senin (24/8/2026), kabar membanggakan...