Amanat Pembina Upacara MAN Bondowoso: “Membangun Peradaban dengan Pondasi Adab”

BONDOWOSO – Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Bondowoso kembali menggelar upacara bendera rutin pada Senin pagi (09/02/2026). Di bawah langit cerah halaman madrasah, kegiatan yang diikuti oleh seluruh siswa, guru, serta karyawan ini berlangsung dengan khidmat. Bertindak sebagai petugas upacara adalah siswi kelas X G yang menjalankan tugas dengan penuh kedisiplinan.

Namun, upacara kali ini terasa lebih bergetar saat Ustazah Hairlinda Arini Agustin, yang bertindak sebagai Pembina Upacara, menyampaikan amanatnya. Beliau menekankan bahwa siswa-siswi hari ini bukan sekadar pelajar, melainkan para arsitek peradaban di masa depan.

Dalam orasinya, Ustazah Hairlinda mengingatkan bahwa profesi apa pun yang akan ditekuni siswa di masa depan—baik itu dokter, insinyur, pejabat, maupun pengusaha—hanya akan bermakna jika dilandasi oleh karakter yang kuat.

“Kalian adalah calon-calon pemegang berbagai profesi. Apapun profesi kalian nanti, berikan yang terbaik. Namun ingat, peradaban tanpa adab hanyalah sebuah peran dan pencapaian yang semu,” tegas beliau di hadapan ribuan peserta upacara.

Beliau juga menekankan bahwa di tengah gempuran ilmu pengetahuan dan teknologi yang kian canggih, adab tetap menjadi filter utama. “Sehebat apapun ilmu dan teknologi, bangunlah pondasi kalian dengan adab yang baik. Adab adalah cara kalian bersikap dan menempatkan diri. Ilmu tanpa adab bisa membawa kehancuran, tapi adab akan menuntun kalian pada ilmu yang lebih berkah.”

Ustazah Hairlinda memberikan pesan penyemangat. Beliau berharap lingkungan madrasah menjadi kawah candradimuka tempat lahirnya generasi yang berakhlak mulia.

“Di madrasah ini, kalian tidak hanya menuntut ilmu, tapi sedang membangun peradaban melalui akhlak yang baik. Dari sinilah, siswa-siswi MAN Bondowoso akan memberikan kontribusi nyata bagi peradaban Indonesia ke depan,” pungkasnya.

Momen upacara pagi ini kian istimewa dengan pengumuman prestasi membanggakan yang diraih oleh salah satu siswi terbaik MAN Bondowoso. Sabrina Zahratul Amalia dari kelas XII-i berhasil menyabet gelar Juara Harapan 1 Lomba Melukis dalam ajang bergengsi Madrasah Art Competition (MAC) 2026 tingkat Provinsi Jawa Timur.

Kompetisi yang diselenggarakan oleh MGMP Seni Budaya Jawa Timur ini dilaksanakan pada 27 Januari 2026 di Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur, Sidoarjo. Dengan tema “Satu Tunggal Rasa: Moderasi Beragama”, ajang ini menjadi wadah unjuk bakat dalam rangka memperingati Hari Amal Bakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama RI.

Kemenangan Sabrina di cabang melukis, yang bersaing dengan peserta dari berbagai daerah se-Jawa Timur, membuktikan bahwa MAN Bondowoso konsisten dalam membina potensi seni dan kreativitas siswanya.

Upacara diakhiri dengan pemberian ucapan selamat kepada Sabrina Zahratul Amalia, yang menjadi bukti nyata bahwa prestasi yang gemilang akan lebih indah jika dibalut dengan kerendahan hati dan adab yang tinggi seperti yang diungkapkan Pembina Upacara pagi ini.(as)

Bagikan :

Artikel Lainnya

Wujudkan Madrasah Ramah Lingkungan, MAN Bondowo...
BONDOWOSO – Madrasah Aliyah Negeri (MAN)...
Perkuat Karakter Religius, MAN Bondowoso Buka P...
BONDOWOSO – Madrasah Aliyah Negeri (MAN)...
Mengajar dengan Cinta, Mendidik dengan Makna: K...
BONDOWOSO – Aura semangat menyelimuti Meeting...
Puncak Quantum ke 3 MAN Bondowoso: Menumbuhkan ...
BONDOWOSO – Aura kebahagiaan dan rasa...
Amanat Pembina Upacara MAN Bondowoso: "Membangu...
BONDOWOSO – Madrasah Aliyah Negeri (MAN)...
Memetik Berkah Silaturahmi: Menelusuri Jejak Ke...
BONDOWOSO – Keluarga besar Madrasah Aliyah...