• gambar
  • header

Selamat Datang di Website MADRASAH ALIYAH NEGERI BONDOWOSO. Terima Kasih Kunjungannya

Pencarian

Login Member

Username:
Password :

Kontak Kami


MADRASAH ALIYAH NEGERI BONDOWOSO

NPSN : 20580164

Jl.Khairil Anwar No.278 Telp.0332-421032 Bondowoso


info@manbondowoso.sch.id

TLP : 0265656565


          

Banner

Agenda

15 July 2020
M
S
S
R
K
J
S
28
29
30
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
1
2
3
4
5
6
7
8

Statistik


Total Hits : 86666
Pengunjung : 19475
Hari ini : 22
Hits hari ini : 69
Member Online : 0
IP : 18.208.126.130
Proxy : -
Browser : Opera Mini

SEJARAH MAN BONDOWOSO

 

Madrasah Aliyah Negeri Bondowoso berdiri pada tanggal 31 Mei 1980 berdasarkan SK Menteri Agama RI Nomor 17 Tahun 1978.Pada masa awal berdirinya, MAN Bondowoso belum memiliki gedung sendiri. Untuk kegiatan proses belajar mengajar  pada waktu itu menempati gedung MTsN Bondowoso II hingga akhirnya pada tahun 1987 mampu membangun gedung sendiri di atas tanah seluas 7.180 M2 yang terletak di jalan Khairil Anwar 278 Bondowoso.

Kelahiran MAN Bondowoso adalah semata-mata untuk  menjawab  kebutuhan masyarakat  akan keberadaan lembaga pendidikan  tingkat menengah atas  yang berabasis pada pendidikan keagamaan  sesuai dengan kultur masyarakat Bondowoso yang agamis dan mayoriras beragama Islam. Kondisi lain yang mendorong lahirnya  MAN adalah  realitas peta geografis dan sosiokultural masyarakat  Bondowoso sebagai masyarakat santri yang berada di daerah terpencil dengan taraf ekonomi  yang rendah dikelilingi  pegunungan menjadi realitas  yang menyulitkan masyarakat Bondowoso  melakukan kontak pendidikan dengan luar kota ketika itu. Sementara sebelumnya telah berdiri  MTsN Bondowoso II  dengan jumlah murid yang cukup besar  dan memerlukan lembaga pendidikan  lanjutan tingkat atas  yang berbasis pada pendidikan keislaman untuk menyalurksn para lulusannya.

Pada awalnya,   Madrasah ini adalah pendidikan Guru Agama Swasta yang dikelola oleh guru-guru pendidikan Guru Agama Negeri 4 tahun Bondowoso. Pada tahun 1978 dengan adanya resionalisasi Pendidikan Guru Agama, yaitu penghapusan pendidikan Guru Agama Swasta dan perubahan Pendidikan Guru Agama Negeri yang semula masa belajarnya selama 6 tahun ( 4 tahun + 2 tahun ) menjadi Pendidikan Guru Agama Negeri yang masa pendidikannya 3 tahun (tingkat SMTA), maka sejak itu Pendidikan Guru Agama Negeri 4 tahun Bondowoso berubah menjadi Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) Bondowoso II dan Pendidikan Guru Agama Swastanya (kelas V dan VI) dirubah menjadi Madrasah Aliyah (Swasta) Bondowoso.

Madrasah Aliyah Bondowoso yang baru berdiri ini dikelola bersama oleh seksi Pendidikan Agama Islam Kementerian Agama Kabupaten Bondowoso bersama Madrasah Tsanawiyah Negeri Bondowoso II.

Adapun yang bertindak sebagai Kepala Madrasah ini sebelum penegrian berturut-turut :

  1. Moh. Syahrowi, Kasi Pendais – Depag Kabupaten Bondowoso
  • M. Hilmi Bisri, Guru MTsN Bondowoso II

Pada tahun 1979, untuk maksud meningkatkan status Madrasah Aliyah Bondowoso yang masih swasta penuh ini, diusulkan menjadi Madrasah Aliyah Negeri Filial Jember di Bondowoso, karena tidak adanya Madrasah Aliyah Negeri di Bondowoso.

 

Pada tahun 1980, sebelum proses usulan Filial tersebut terealisasi, ternyata ada kebijaksanaan Kementerian Agama untuk merelokasi Madrasah Negeri yang telah ada ke daerah lain yang dianggap mampu untuk mengembangkannya secara lebih baik. Selanjutnya setelah diadakan study kelayakan oleh Kabid. Binrua Islam Depag Propinsi Jawa Timur (Bapak Drs. H. Abdul Fatah), Madrasah Aliyah Bondowoso diproses untuk menjadi Madrasah Aliyah Negeri relokasi dari daerah lain.

Pada tahun 1981, secara resmi Madrasah Aliyah Bondowoso berubah status menjadi Madrasah Aliyah Negeri Bondowoso, dengan adanya SK relokasi dari Madrasah Aliyah Negeri Rejosari Madiun.Pada tahun ini pula Madrasah Aliyah Negeri Bondowoso mengikutkan para siswanya untuk ujian negara pertama kalinya, dengan dasar Kurikulum MAN 1976.

Pada awal penegerian Madrasah ini, belum ada satupun tenaga, baik tenaga guru maupun tenaga tata usaha yang statusnya sebagai pegawai negeri di Madrasah Aliyah Negeri Bondowoso, selain Kepala Madrasah (Bapak Drs. Adi Mulyono) yang menerima penugasan dari Kantor Wilayah Kementerian Agama Propinsi Jawa Timur.Hal ini terjadi karena tidak satupun tenaga tetap dari Madrasah Aliyah Negeri Rejosari Madiun yang mutasi ke Bondowoso. Untuk sementara waktu, segenap tenaga yang berkecimpung di Madrasah Aliyah Negeri Bondowoso yang baru lahir tersebut tetap tenaga lama atau tenaga-tenaga pinjaman dari Madrasah atau sekolah lain yang ada di Bondowoso.

Berkat pertolongan Allah, dengan usaha keras dan keuletan segenap warga Madrasah Aliyah Negeri Bondowoso serta kebijaksanaan Kementerian Agama, maka dalam perkembangannya Madrasah ini semakin sempurna dengan kelengkapan tenaga-tenaganya, baik guru-guru tetap maupun tata usaha tetap, disamping kebutuhan sarana prasarana pendidikan yang lain.

Sejak berdirinya, Madrasah Aliyah Negeri Bondowoso untuk seluruh kegiatannya menumpang/meminjam pergedungan pada Madrasah Tsanawiyah Negeri Bondowoso II. Barulah sejak tahun anggaran 1985/1986 Madrasah ini menerima DIP untuk pembebasan 5000 m2 tanah dan pembangunan lokal belajar. Sehingga pada saat laporan ini ditulis, sedang dalam penyelesaian enam lokal ruang belajar berikut mebelairnya.

Pada tahun ajaran 1984/1985 Madrasah Aliyah Negeri Bondowoso mendapatkan Filial yang terletak di Kabupaten Situbondo.Sehingga saat itu Madrasah Aliyah Negeri Bondowoso merupakan Madrasah Aliyah induk yang membina Kelompok Kerja Madrasah (KKM) se wilayah Kabupaten Bondowoso dan Kabupaten Situbondo.

Sebagai lembaga pendidikan  SLTA berciri khas Islam, maka sesuai SK Bersama  tiga menteri, MAN Bondowoso pada waktu itu membuka  3 program studi yaitu; 1) Program Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS),  2) Program Ilmu Pengetahuan Alam (IPA)  3) Program Ilmu Agama. Selanjutnya berdasarkan kurikulum pendidikan tahun 1994, maka sejak tahun 1996, MAN Bondowoso membuka tiga program studi yaitu ; 1) Program IPA, 2) Program IPS, dan 3) Program Bahasa. Akan  tetapi sejak tahun 2001, peminat program Bahasa  berkurang  dan tidak memenuhi batas minimal maka sementara MAN tidak memiliki program Bahasa. Jadi untuk saat ini MAN Bondowosomemiliki tiga program yaitu 1) Program IPA, 2) Program IPS, dan 3) Program Agama. Sekalipun demikian  MAN Tetap membuka kesempatan pemilihan jurusan untuk program Bahasa Tersebut